Kemanusiaan, Aceh Tamiang. Di hari ke-36 pasca banjir melanda, wajah Desa Pahlawan di Aceh Tamiang mulai menampakkan secercah harapan. Global Insan Cita Foundation (GICF), berkolaborasi dengan DH Charity, tak hanya sekadar memberikan bantuan darurat, tetapi memulai sebuah investasi jangka panjang untuk masyarakat: sebuah sumur bor dilengkapi pompa dan toren air. Bantuan ini menjadi jawaban atas krisis air bersih yang mendera warga sejak bencana terjadi.
“Alhamdulillah tadi pagi sudah menyalurkan,” ujar Faisal dari DH Humanity dengan penuh syukur di awal tahun 2025. Proses pembangunannya bukan hanya tentang menyediakan air, melainkan tentang memulihkan martabat dan kesehatan masyarakat. Fasilitas ini dirancang untuk tetap bermanfaat jauh setelah masa tanggap darurat berakhir, menjadi tulang punggung suplai air bersih untuk kehidupan sehari-hari warga ke depannya.
Ketua GICF, Efri S. Bahri, menyampaikan harapannya agar program ini membawa manfaat berkelanjutan bagi para penyintas. “Terima kasih atas dukungan donasi dari para donatur,” ucapnya. Efri mengingatkan bahwa setiap tetes air yang mengalir adalah hasil dari kepedulian bersama. Kolaborasi ini mencerminkan komitmen untuk tidak hanya memulihkan, tetapi juga memperkuat ketahanan komunitas yang terdampak.
Keberadaan sumber air bersih ini diharapkan menjadi titik balik dalam proses pemulihan. Lebih dari sekadar infrastruktur, ia adalah simbol dari ikhtiar kolektif untuk membangun kembali kehidupan yang lebih sehat dan bermartabat. Setiap pancaran air dari sumur bor itu kini menjadi penanda bahwa pemulihan Aceh Tamiang mengalir, sedikit demi sedikit, menuju normalitas yang lebih baik.
